Selasa, 02 Maret 2010

SOFTWARE Untuk Desain Arsitektur

Tak bisa dipungkiri lagi, dunia komputer digital sudah sangat maju dan akan terus berkembang seiring perkembangan Zaman. Hal tersebut juga berlaku untuk desain arsitektur. Sekarang ini desain-desain arsitektur sudah banyak menggunakan komputer sebagai alat bantu untuk mewujudkan hasil desain yang sudah dibuat. Misalnya saja untuk membuat denah, tampak, potongan, perspektif, interior, eksterior, detail, sampai rencana anggaran biaya.

Semua pekerjaan gambar tersebut bisa lebih mudah dan cepat dikerjakan dengan bantuan komputer. Ada beberapa software yang biasa digunakan untuk membuat sebuah desain arsitektur, misalnya: autocad, archicad, revit, sketchup, 3dmax, cinema4d, artlantis, dan lainnya.















Software-software tersebut biasanya saling mendukung antara software satu dengan lainnya atau bisa saling terintegrasi, contohnya apabila kita menggunakan autocad, lalu ingin membuat desain 3dimensi dengan cepat, kita bisa menggunakan archicad yaitu dengan menyimpannya dengan format autocad (dwg), lalu membuka nya kembali dengan software archicad, dan juga ketika ingin membuat rendering agar gambar yang dihasilkan mendekati realita bisa menggunakan cinema4d atau 3Dmax dengan menyimpannya dalam format 3DS.


Pada waktu tugas akhir saya yang kemarin juga saya menggunakan beberapa software yang seperti saya sebutkan diatas. Dengan memakai bantuan software-software tersebut, saya merasa terbantu sekali dan efisiensi waktu pekerjaan menggambar lebih cepat singkat.

Software yang saya gunakan pada waktu tugas akhir adalah:
1.Archicad
2.Autocad
3.Sketchup
4.Lightworks Rendering (Engine Rendering Standard Archicad)
5.Adobe Photoshop (Editing File JPEG)



Software-software yang saya pakai pada waktu tugas akhir diatas merupakan software-software yang umum dipakai, terutama Autocad dan Archicad. Oleh karena itu bagi mahasiswa arsitektur atau juga desain interior yang belum mengenal atau belum mempelajari software-software sebagai alat bantu untuk menggambar diatas, pelajarilah…. Karena sangat bermanfaat sekali. Terutama software yang saya rekomendasikan adalah Archicad. Dengan menggunakan Archicad, kita dapat membuat denah, tampak, potongan, perspektif, interior, eksterior, detail, dan rendering secara otomatis terbentuk…







Semoga info dan sharing saya bermanfaat bagi teman-teman blogger yang mengunjungi blog sederhana saya ini….

Thanks,

by: yudha

Reaksi:

9 komentar:

Jujur kalau pribadi saya lebih suka menggambar manual/freehand daripada menggunakan aplikasi digital arsitektur.

@Muhammad Husnun Nashar:
ya.. saya juga berpendapat demikian, memang menggambar freehand lebih asik dan lebih leluasa menuangkan ide-ide kreatif kita, tapi jika kita sedang membuat suatu tugas, menggunakan aplikasi digital sangat membantu pekerjaan kita terutama ketika sdang Tugas Akhir, terlebih lagi, dosen sekarang meminta kita menggunakan aplikasi digital....

thanks komennya ya sobat...

freehand susah skalatis nya.....

@Anonim:
klo untuk freehand tidak bisa diukur skalatisnya sob, mungkin klo dari propotional nya bisa, seperti perspektif 2 titik mata..

thanks sudah mampir sobat...

wah wah , thanks ya atas info nya ! saya jadi berminat membeli software(nya) .. hihi :D)

klo download sofware tersebut,di mana tu..?kok gak skalian link downloadtannya si!!!

kalau mau downbload sofware nya dmn ya ? ada yang tau gak

kalo saya sih biasa ngajar orang arsitek atau teknik sipil dia lebih memilih program autoCAD makanya saya buka les provate autocad buka ajah di http://misbahss.blogspot.com

Kalo menurut anda, lebih bagus mana nih antara revit dengan grasshopper dari rhino?